murianetwork.com - Filipina belum lama ini dirumorkan akan mendapatkan jet tempur F-16 yang belum pernah mereka miliki sebelumnya.
Namun karena terlalu mahal, Filipina bimbang untuk mendatangkan F-16 itu.
“Karena melihat harga F-16 yang ditawarkan Amerika Serikat (AS) terlalu mahal, Filipina berencana mencari opsi lain”, terang Defence Security Asia pada 30 Desember 2023.
Rumor kedatangan F-16 ini sejatinya sudah ada sejak 2021 silam, yaitu di mana AS menyetujui untuk menjual 12 unit jet tempur itu kepada Filipina.
Namun seperti yang sudah terduga, upaya tersebut mandek karena kendala keuangan yang dialami Filipina.
Menurut kesepakatan, Filipina perlu keluar uang sebanyak 2,5 miliar US Dolar untuk mendatangkan ke-12 jet tempur itu.
Namun selain unit jet tempur, uang yang dikeluarkan juga termasuk dengan paket lainnya.
Seperti 12 rudal Harpoon Block II, 24 rudal AIM-9X Sidewinder Block II, 24 rudal latihan, suku cadang, dan peralatan lainnya.
Di saat Filipina kesulitan mendapatkan F-16, negara seberang sana yaitu Indonesia sudah memilikinya sejak berdekade-dekade yang lalu.
F-16 merupakan tulang punggung pertahanan udara Indonesia, dan tentu saja TNI AU.
Baca Juga: Bermaksud Memperpanjang Konflik, Belanda Sudah Mantap Kirim F-16 ke Ukraina
Sudah puluhan tahun jet tempur ini membantu TNI AU dalam mengamankan Indonesia.
Sedikit sejarah kedatangan F-16 di tanah air yang dijabarkan postingan TNI AU di Instagram @militer.udara.
Pendaratan perdana F-16 ke tanah air terjadi pada tahun 1989 melalui sebuah proyek bernama Bima Sena.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: zonajakarta.com
Artikel Terkait
Pelapor PBB: Amerika Danai Genosida yang Dilakukan Israel di Jalur Gaza!
Pemimpin Barat Kelimpungan Cegah Iran Serang Israel
Iron Dome Israel Tak Mampu Tangkal Serangan Hizbullah pada Dini Hari Tadi, Utara Dihujani 30 Roket
Hizbullah Lancarkan Gelombang Serangan Roket Buatan Rusia, Iron Dome Israel tak Berfungsi