Warga di Bangkok Lihat Cahaya Misterius Sebelum Gempa Bumi Magnitudo 7,7 Guncang Myanmar

- Sabtu, 29 Maret 2025 | 16:05 WIB
Warga di Bangkok Lihat Cahaya Misterius Sebelum Gempa Bumi Magnitudo 7,7 Guncang Myanmar


Menteri Pertahanan Thailand, Phumtham Wechayachai mengatakan 90 orang hilang dan tiga orang dipastikan tewas di lokasi runtuhnya gedung bertingkat tinggi yang sedang dibangun saat gempa bumi dahsyat melanda ibu kota Bangkok.

Menteri Pertahanan tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang upaya penyelamatan yang sedang berlangsung, namun dikabarkan ada tujuh orang telah diselamatkan sejauh ini dari luar gedung yang runtuh.

Bangunan di Bangkok, Thailand tiba-tiba runtuh ketika gempa berkekuatan magnitudo 7,7 terjadi di Myanmar dan Thailand pada hari Jumat(28/3/2025) mengakibatkan sebuah derek jatuh dari atap dan gumpalan debu raksasa beterbangan di udara.

Suara sirine juga bergema di seluruh pusat kota Bangkok dan kendaraan memenuhi jalan, membuat beberapa jalan di kota yang sudah padat itu macet total. Sistem angkutan cepat dan kereta bawah tanah ditutup.

Balai kota menyatakan Bangkok sebagai daerah bencana untuk memfasilitasi bantuan antar lembaga dan pertolongan darurat. Wilayah Bangkok yang lebih luas dihuni oleh lebih dari 17 juta orang, banyak diantaranya tinggal di apartemen bertingkat tinggi.

April Kani Chawanakul yang bekerja di gedung perkantoran di pusat kota Bangkok, awalnya bahkan tidak menyadari bahwa itu adalah gempa bumi, yang pertama kali dialaminya. 

"Saya hanya mengira saya pusing," katanya.

Dia dan rekan-rekannya berlari turun dari lantai sepuluh gedung mereka, Tonson Tower dan menunggu di luar hingga ada tanda bahwa sudah aman untuk kembali masuk.

“Tiba-tiba seluruh gedung mulai bergerak. Seketika terdengar teriakan dan kepanikan,” kata Fraser Morton, seorang turis asal Skotlandia, yang sedang berada di salah satu dari banyak mal di Bangkok untuk membeli peralatan kamera.

"Awalnya saya hanya berjalan dengan tenang, tetapi kemudian gedung itu mulai bergerak, ya, banyak teriakan, banyak kepanikan, orang-orang berlari ke arah yang salah saat menuruni eskalator, banyak suara benturan dan benturan di dalam mal," kata Morton.

Seperti Morton, ribuan orang berbondong-bondong ke Benjasiri Park dari pusat perbelanjaan terdekat, gedung-gedung tinggi, dan gedung apartemen di sepanjang Jalan Sukhumvit yang ramai di Bangkok.

Banyak yang menggunakan ponsel untuk menghubungi orang-orang terkasih sementara yang lain mencari tempat berteduh dari terik matahari sore. Yang lain menatap dengan takut ke gedung-gedung tinggi di bagian kota yang padat.

"Saya keluar dan melihat ke atas gedung, dan seluruh gedung bergerak, debu dan puing-puing berserakan, itu sangat dahsyat," kata Morton. 

"Banyak kekacauan." tambahnya.

Voranoot Thirawat, seorang pengacara yang bekerja di pusat kota Bangkok, mengatakan bahwa tanda pertama gempa bumi ada sesuatu yang salah satunya muncul ketika dia melihat cahaya misterius berayun maju mundur. Kemudian dia mendengar bangunan berderit saat bergerak maju mundur akibat gelombang kejut.

Dia dan rekan-rekannya berlari menuruni 12 anak tangga. "Seumur hidup saya, tidak ada gempa bumi seperti ini di Bangkok," katanya.

Paul Vincent seorang turis yang berkunjung dari Inggris, sedang berada di sebuah bar pinggir jalan ketika gempa terjadi.

"Hal berikutnya, semua orang berhamburan ke jalan, jadi ada banyak teriakan dan kepanikan, yang jelas memperburuk keadaan," katanya.

Ketika dia sendiri turun ke jalan, dia mengatakan bahwa dia melihat sebuah gedung tinggi bergoyang dan air jatuh dari kolam renang di atap.

Diketahui,  wilayah Mandalay di Myanmar diguncang gempa magnitudo 7,7. Gempa tersebut terjadi pada Jumat(28/3/2025) pukul 13.20 WIB.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi tersebut terletak pada koordinat 21,76° LU; 95,83° BT, pada kedalaman 10 km. 

Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi ini merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Besar Sagaing. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini memiliki mekanisme mendatar (strike slip). 

Sumber: tribunnews
Foto: GEMPA DI MYANMAR - Tangkapan layar YouTube Lumen Videos pada Jumat (28/3/2025). Foto ini memperlihatkan para penumpang di Bandara Mandalay Myanmar berjongkok dan berlindung di landasan pacu/Tangkapan layar YouTube Lumen Videos

Komentar