Mobil Esemka Belum Diproduksi Massal, Sukiyat Beri Pembelaan: Bukan Urusan Jokowi atau Pemerintah!

- Kamis, 03 April 2025 | 20:05 WIB
Mobil Esemka Belum Diproduksi Massal, Sukiyat Beri Pembelaan: Bukan Urusan Jokowi atau Pemerintah!




MURIANETWORK.COM - Penggagas mobil Esemka H. Sukiyat menegaskan bahwa belum diproduksinya mobil Esemka secara massal sampai saat ini bukan urusan Jokowi atau Pemerintah. 


Hal itu ditegaskan H. Sukiyat merespons masih munculnya unggagan video dan pemberitaan soal mobil Esemka yang seolah-olah menjadi tanggungjawab Jokowi atau Pemerintah yang dipimpin Jokowi saat itu.


"Pak Jokowi sudah pernah menyampaikan kepada puluhan media cetak dan ekektronik di bengkel saya saat itu bahwa pemerintah memang sudah menyatakan dukungan terhadap mobil Esemka meski belum jelas dalam bentuk apa," ujar H. Sukiyat di Klaten, Kamis (3/4/2025)  


"Namun ada yang paling terpenting lagi dikatakan saat itu  yaitu masuknya investor swasta untuk mengembangkan mobil Esemka," timpalnya menegaskan.


Bahkan, saat itu ketua Umum Gabungan Industri Alat-Alat Mobil dan Motor Hadi Surjadipraja mengatakan bahwa yang menentukan mobil Esemka ini dapat diproduksi massal atau tidaknya adalah pihak investor.


"Kalau sudah lulus uji kelayakan dari Kementerian Perhubungan, dan akan di produksi massal, maka kembali lagi kepada investor, bagaimana komponennya akan di produksi dan sebanyak apa," katanya di sela-sela acara Sosialisasi Bea Masuk Di tanggung Pemerintah (BMDTP) tahun 2012,di Kemenperin, Jakarta, Jumat (6/1/2012) silam.


Oleh karena itu H. Sukiyat menegaskan kembali bahwa diproduksi atau tidaknya mobil Esemka itu  sangat tergantung pada industri atau investor.


"Jangan yang disalahkan Jokowi atau pemerintah kalau mobil Esemka belum diproduksi secara massal karena untuk uji kelayakan saja tidak boleh ada semacam kelonggaran sama sekali," katanya. 


Masalah kelayakan keamanan menurut Sukiyat  harus menjadi penentu utama. Ada yang namanya layak jalan karena menyangkut keselamatan. 


Karena soal keselamatan  tidak bisa didiskriminasikan, jangan sampai ketika mobil Esemka ini tidak lulus layak jalan tetap di produksi hanya karena buatan anak SMK ini yang  tidak boleh.


Presiden Joko Widodo di akhir masa jabatannya periode pertama mengulangi akan pernyataannya sebelumnya bahwa kelanjutan produksi mobil Esemka adalah  di tangan pihak industri. 


"Tugas pemerintah hanya mendorong agar mobil tersebut segera uji emisi dan laik jalan, dan setelah jadi diserahkan kepada industri. Mau diproduksi atau tidak produksi, ya bukan urusan kami lagi," kata Jokowi di Indonesia Convention Exhibition, BSD, Tangerang, Rabu, 24 Oktober 2018 saat itu.


Sukiyat sangat memahami terkait  peran pemerintah dengan  diproduksi atau tidaknya mobil Esemka tidak mungkin seorang presiden yang membuat pabrik sendiri untuk memproduksi mobil Esemka.


"Mobil Esemka mulanya merupakan prototipe dari anak-anak Sekolah Menengah Kejuruan di Klaten dan Solo Jawa Tengah, yang dibantu sejumlah teknisi perusahaan besar. Saat menjabat sebagai wali kota Solo, Jokowi mendukung agar mobil itu lolos uji emisi dan tes laik jalan," ujarnya.


Saat itu Jokowi Beri Pesan ke Kementerian ESDM untuk lanjutkan hilirisasi.


"Ya kan bagus dan saya saat itu menjadi wali kota hanya mendorong. Jangan dipikir saya yang membuat mobil Esemka," kata Jokowi saat itu.


Makanya kata Sukiyat sudah semestinya  Jokowi  tidak memiliki urusan lagi dengan kelanjutan produksi mobil Esemka. 


Itu urusan orang industri. Enggak ada urusannya dengan Jokowi atau  pemerintah.


Namun  menurut Sukiyat saat itu Jokowi menyatakan tetap mendukung keberlanjutan produksi mobil Esemka. 


Ia berjanji akan hadir untuk  meresmikan andai pihak industri benar-benar merealisasikannya. 


"Kalau itu jadi, saya pasti akan  datang dan akan saya buka karena itu jelas brand dan principal Indonesia," kata Jokowi saat itu.


Sebagaimana diketahui  sebagai penggagas mobil Esemka H.Sukiyat tidak terima kalau Jokowi masih dihujat terus lantaran sampai sekarang mobil tersebut belum diproduksi secara massal. 


"Jangan ada lagi yang menyalahkan pak Jokowi kalau mobil Esemka belum diproduksi secara massal," tutupnya.


Sumber: MonitorIndonesia

Komentar